Download mp3

Jumat, 23 Oktober 2009

CATTHY DAN FACEBOOK

Nyaris dua pekan terakhir ini, Cathy bagai frustassi.... Ia tak lagi berlama-lama depan facebook. Wajah muramnya ketara menyimpan kehampaan yang sangat.... Tidak itu saja, ia merasakan jiwanya kosong tanpa suara.....

Kenapa ia begitu terbawa arus dunia maya..... Yang hanya memberinya khayalan indah? Tidak! Cathhy benar-benar merasakan Haris benar-benar mencintainya.... Tapi Haris itu siapa? Ada dimana? Beenarkah ia seperti yang tertulis dalam propilnya? Benarkah Haris seganteng dalam fotonya? Atau bisa saja ia meminjam foto bintang film ternama untuk dipampang?

Setiap hari, Cathy menghabiskan waktu untuk melayani cating dengannya..... Ucapan-ucapan haris dalam catting bagai lumatan cinta yang amat memabukkan..... Hatinya sudah terlanjur luluh lantak dininabobokan oleh buaian cintanya..... Hingga satu ketika..... Cathy tak menemukan haris ol lagi.... Setiap ia membuka facebook..... haris bagai lenyap ditelan bumi.... saat itu pula jiwa menjadi sepi, kosong, resah, dan sakit yang tak berkesudahan.....

"Mengakhiri akun facebook?" Tapi kenapa ia harus melakukan itu..... Sebegitu menyiksanya cinta dunia maya itu?

Aku tak percaya ceritera Catthy...... Aku bahkan hanya menganggap Catthy cuma terlalu jauh berimajinasi.....

"Kau? Harus membuka matamu, Catthy! Tatap aku sahabat nyatamu! Aku!?!?" ucapku suatu ketika ketika mendekati Catthy yang tampak murung dan lagi-lagi hanya berceritera tentang facebook yang menyebalkan..... Bagiku facebook hanyalah perampok sahabatku..... Karena facebook aku sudah kehilangan Catthy-ku yang dulu..... Catthy yang ceria.....

"Catthy, kenapa kau selalu diam setiap aku mengajakmu bicara?" ucapku berusaha untuk menggali informasi dari Catthy..... Tapi Catthy tetap tak bergeming..... Bahkan semakin kudesak.... semakin membungkam bahkan menghindariku....

Ada apa dengan Catthy dan facebooknya......? Aku mulai menduga-duga dan merencanakan sikap yang lebih bijaksana menghadapinya..... Setidaknya itulah satu-satunya cara untuk mengembalikan Catthy menjadi sahabatku...... BERSAMBUNG!

SURAT KENCAN FACEBOOK DARI GEYSHA

Semula aku tak mengenal dia.... tapi dia mengucapkan cinta, membisikkan rindu, menyampaikan isyarat hatinya.... Tumpahan setiap kalimatnya membuat aku basah oleh rasa, koyak oleh nafsu, hangus oleh libido.... Yang seketika menghantam.... Dia membuat aku jatuh dalam cinta yang kali pertama, membuat aku terhujam..... oleh setiap sentuhan kalimat dan semua surat kencan yang hampir saja merenggut seluruh masa depan dan kepercayaanku. "Dasar facebook keparat!" seketika emosiku meledak karena aku mulai terusik oleh sayatan cintanya. Aku mengakhiri akun facebook itu. Aku merenung untuk menyaksikan kembali permukaan hatiku.

Kenapa aku seperti kanak-kanak kecil? Tidak! Perasaanku tidak boleh dipermainkan oleh orang-orang di dunia maya itu.... Aku harus kembali pada tujuan awal.... Bahwa aku membuka Facebook adalah untuk menemukan kembali teman-teman semasa SMA dan kuliah dulu..... Dan aku mulai menemukannya satu demi satu.... Dimana kesepian dan kekeringan rumah tanggaku mulai terasa basah kembali oleh kehangatan.... Dimana aku yang semula merasa terasing karena merantau jauh..... Kini terasa dekat dengan kampung halaman setelah meneemukan mereka.... Dan aku tak lagi kesal karena kesepian dan penat setiap menanti suami pulang...... Bukankah itu keinginanku....? Tapi kenapa semuanya harus berubah seratus delapan puluh derajat setelah aku mengenal Geyshya? Geyshya, seorang wanita asing yang tiba-tiba bagai memperawaniku untuk menjadi seorang lesbian dengan semua surat kencannya yang indah..... Mengisap kewanitaanku untuk tak lagi setia pada suamiku.... Dan memalingkan cintaku kepadanya?

Surat kencan Geyshya bagai sebuah surat magic yang membuat aku tak berpaling darinya.... membuat aku berada dalam mimpi yang kosong. Membuat aku terhempas dalam harapan demi harapan indah.....

Lantas di saat seluruh jiwaku koyak..... Tiba-tiba sikap dingin dan semua kebiadaban cintanya muncul..... Mengehempaskan aku.... Membuat aku merasa terpental dan terbuang. Membuat aku merasa amat sakit.... Lebih sakit lagi karena aku tak mampu melupakannya.......